Jumat, 03 April 2020

puisi lebay jaman dulu


HI, YOU
Oleh ; BeMas’udah

Segenap rasa sudah aku relakan
Berlari kemana dia seharusnya bertempat
Mewujudkan mimpi yang sempat aku sekat
Dulu,
Dulu sekali aku pernah menjadi benalumu
Menjadi penghalang dalam setiap mempimu
Menginginkan jadi prioritas yang tak boleh terabaikan
Bersikap kekanak-kanaan tanpa malu dan rasa sungkan
Ah biarkan!
Hai kau, Apakabar hari ini?
Sebenarnya logikaku enggan mengatakan demikian
Tapi nuraniku ini kecepolsan
Aku tak menyesalinya
Mungkin saja seketika itu kau besar kepala
Sambil berbisik “ yash aku menang dalam perang dingin ini’
Pikiranku sudah tak se idealis dulu
“cewek harus disapa dulu” sudah bukan pemikiranku
Aku sadar bahwa kita diam itu tidak baik-baik saja
Masih ada kekecewaan yang menganga
Entah, tapi aku sudah mencoba menepis dan mengabaikan
Kau, baik-baik kan disana?

Semarang, 16/10/18


Nb : Ini adalah puisi jaman dahulu yang pernah saya buat untuk seseorang. Ya sekitar dua tahun lalu tapibaru saya post. bukan berarti masih relate dengan perasaan saya saat ini loh ya hehe

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Karangan

Judge Mental Beberapa hari lalu, bahkan hari ini masih menjadi sorotan tajam dan perbincangan yang hangat tentang kasusu prostitusi onl...