HI, YOU
Oleh ; BeMas’udah
Segenap rasa sudah aku relakan
Berlari kemana dia seharusnya
bertempat
Mewujudkan mimpi yang sempat aku
sekat
Dulu,
Dulu sekali aku pernah menjadi
benalumu
Menjadi penghalang dalam setiap
mempimu
Menginginkan jadi prioritas yang tak
boleh terabaikan
Bersikap kekanak-kanaan tanpa malu
dan rasa sungkan
Ah biarkan!
Hai kau, Apakabar hari ini?
Sebenarnya logikaku enggan
mengatakan demikian
Tapi nuraniku ini kecepolsan
Aku tak menyesalinya
Mungkin saja seketika itu kau besar
kepala
Sambil berbisik “ yash aku menang
dalam perang dingin ini’
Pikiranku sudah tak se idealis dulu
“cewek harus disapa dulu” sudah
bukan pemikiranku
Aku sadar bahwa kita diam itu tidak
baik-baik saja
Masih ada kekecewaan yang menganga
Entah, tapi aku sudah mencoba
menepis dan mengabaikan
Kau, baik-baik kan disana?
Semarang, 16/10/18
Nb : Ini adalah puisi jaman dahulu yang pernah saya buat untuk seseorang. Ya sekitar dua tahun lalu tapibaru saya post. bukan berarti masih relate dengan perasaan saya saat ini loh ya hehe
Tidak ada komentar:
Posting Komentar